Kenapa Mobil Travel Toyota Hiace Kencang-kencang, Ya?
Mokas Cirebon , Cirebon – Kenapa Mobil Travel Toyota Hiace Kencang-kencang, Ya?
Pernah terpikir nggak sih kenapa mobil travel yang menggunakan Toyota Hiace itu larinya cukup kencang ketika di jalan tol? Atau hanya perasaan saja?
Ternyata bukan cuma perasaan, lho. Tetapi harus diakui kalau Toyota Hiace yang banyak digunakan sebagai mobil journey itu memang kencang.

Toyota Hiace jadi minibus andalan pengusaha journey di Indonesia dan Asia Tenggara
Spesifikasi Mobil Travel Toyota Hiace
Memang agak lucu jika membahas ini sebenarnya, tapi apa salahnya ya untuk kita kupas mengenai spesifikasi dari mobil tersebut.
Berikut element mengenai spesifikasi dari Toyota Hiace.
Harga dan Varian
PT Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan Hiace dalam 2 varian yang terdiri dari Commuter dan Premio.
Keduanya memiliki spesifikasi yang sangat berbeda di beberapa aspek seperti dimensi, mesin, dan yang pasti harga jual.
Berikut ini daftar harga Toyota Hiace terbaru per Mei 2024 (OTR Jakarta):
- Toyota Hiace Commuter: Rp561,8 juta
- Toyota Hiace Premio: Rp647,3 juta
Melihat dari harga yang ditawarkan di atas, jelas varian Premio menjadi yang termahal lantaran hadir sebagai versi luxurious atau mewah.
Perbedaan Dimensi Mobil Travel Toyota Hiace
Di atas kami sudah mengatakan jika kedua varian memiliki dimensi yang berbeda. Di mana letak perbedaannya?
Varian Toyota Hiace Premio memiliki dimensi yang lebih besar dibandingkan dengan varian Commuter.

Tampilan Toyota HiAce Premio di Indonesia. (Foto: TAM)
Pada spesifikasi di laman resmi Toyota disebutkan jika Hiace Premio memiliki panjang hampir menyentuh 6 meter dengan element di bawah ini.
|
Dimensi Hiace Premio |
|
| Panjang | 5.915 mm |
| Lebar | 2.018 mm |
| Tinggi | 2.280 mm |
| Wheelbase | 3.860 mm |
| Bobot | 3,5 ton |
Sementara varian Commuter memiliki dimensi yang lebih pendek, dengan element seperti di bawah ini.
|
Dimensi Hiace Commuter |
|
| Panjang | 5.380 mm |
| Lebar | 1.880 mm |
| Tinggi | 2.285 mm |
| Wheelbase | 3.110 mm |
| Bobot | 3,3 ton |
Lalu, apa yang membedakan antara Premio dengan Commuter? Yang cukup jelas adalah segmentasinya.
Toyota Hiace Premio lebih ditujukan sebagai varian mewah dengan kapasitas penumpang 11 orang.
Sedangkan Toyota Hiace Commuter memiliki kapasitas penumpang hingga 14 orang, atau jauh lebih banyak.
Konfigurasi tempat duduknya juga berbeda. Premio punya konfigurasi tempat duduk 2 orang per baris dan 4 orang pada jok paling belakang.
Sementara Commuter konfigurasi tempat duduknya 3 orang per baris dan 4 orang pada jok paling belakang.
Baca juga: Harga Mobil Toyota Hiace Terbaru 2023, Begini Replace-nya
Perbedaan Mesin
Pada jantung pacu, Toyota membedakan kedua varian tersebut dengan dua pilihan mesin yang berbeda.
Varian Commuter dibekali mesin diesel berkode 1KD-FTV berkapasitas 2.982 cc, 4 silinder, direct injection.
|
Mesin Toyota Hiace Commuter |
|
| Kapasitas mesin | 2.982 cc, 4 silinder |
| Tenaga | 134 hp |
| Torsi | 300 Nm |
| Transmisi | Guide 5-percepatan |
| Penggerak | Roda belakang |
| Kapasitas BBM | 70 liter |
Sedangkan varian Hiace Premio dibekali mesin diesel berkode 1GD-FTV dengan kapasitas 2.755 cc, 4 silinder, direct injection.
|
Mesin Toyota Hiace Premio |
|
| Kapasitas mesin | 2.755 cc, 4 silinder |
| Tenaga | 173 hp |
| Torsi | 419 Nm |
| Transmisi | Guide 5-percepatan |
| Penggerak | Roda belakang |
| Kapasitas BBM | 70 liter |
Mesin yang tersemat pada varian Premio diketahui juga digunakan pada Toyota Fortuner generasi terbaru.
Berdasarkan knowledge di atas, hal inilah yang menjadi alasan utama mengapa mobil journey Toyota Hiace ketika di jalan larinya kencang-kencang.
Apalagi torsi mesin diesel yang besar pada putaran bawah menjadi alasan mengapa Hiace tenaga cukup besar dan nyaman dikendarai.

Gambaran konfigurasi jok penumpang Toyota Hiace Premio terbaru (Foto: Toyota)
Kedua mesin ini juga sudah mengantongi emisi Euro4 lho, sehingga membutuhkan diesel berkualitas baik.
Rasanya pertanyaan mengapa mobil ini punya performa mumpuni cukup terjawab, ya. Pantes larinya kencang-kencang kalau di tol.
Beda Fitur
Sebagai mobil yang banyak digunakan untuk armada journey, Toyota Hiace Commuter dan Premio hadir dengan fitur yang tak berbeda jauh.
Keduanya sama-sama dibekali dengan fitur seperti di bawah ini.
- USB port (Premio dan Commuter)
- Overhead console / konsol kacamata (Premio)
- Console tray / ruang penyimpanan di antara jok depan (Premio)
- OverHead tray / ruang penyimpanan di atas kepala (Premio)
- Retractable & supplemental mirror / pelipat spion elektrik (Premio)
- Kurinuki window (Premio dan Commuter)
- Energy window (Premio dan Commuter)
- Twin SRS airbag (Premio dan Commuter)
- Rem ABS (Premio dan Commuter)
- Brake help (Premio dan Commuter)
- Parking digital camera (Premio dan Commuter)
- Parking sensor (Premio dan Commuter)
- Automobile stability management (Premio dan Commuter)
- Hill begin help (Premio dan Commuter)
- Emergency brake sign (Premio dan Commuter)
Seluruh fitur yang kami sebutkan di atas tersebut menjadi pelengkap yang akan didapatkan oleh konsumen.
Walaupun mengisi segmen komersial, mobil ini tetaplah memiliki fitur penunjang keamanan dan keselamatan.
Baca juga: 4 Keunggulan Toyota Hiace Premio yang Jarang Terungkap, Solusi Komersial Premium!
Harga Mobil Travel Hiace Bekas
Anda yang hendak membeli Toyota Hiace untuk dijadikan armada journey akan lebih baik membelinya dalam kondisi bekas dibanding membeli unit baru.
Harga bekas dari mobil satu ini bisa dibilang lebih terjangkau untuk kalangan pengusaha. Selain itu, unit barunya pun rata-rata inden cukup lama.

New Toyota Hiace yang sekarang tampil makin mewah (Foto : Carmudi Indonesia/Zie)
Lalu, berapa kisaran harga bekas dari Toyota Hiace yang ada di pasaran? Dalam pantauan kami, harga bekas dari Toyota Hiace berada di kisaran yang jauh lebih terjangkau dari unit barunya.
- Hiace Commuter 2018 – Rp450 jutaan
- Hiace Commuter 2019 – Rp470 jutaan
- Hiace Premio 2019 – Rp550 jutaan
- Hiace Premio 2021 – Rp630 jutaan
Bahkan ada beberapa unit yang dijual dalam kondisi bekas dengan harga yang lebih mahal dibanding kondisi barunya.
Hal ini disebabkan permintaan konsumen untuk Toyota Hiace di Indonesia tergolong tinggi, namun inden lama membuat konsumen enggan menunggu.
Tak heran jika harga bekasnya di pasaran terbilang stabil atau lebih mahal dibandingkan harga barunya.
Kesimpulan
Mobil journey Toyota Hiace memiliki banyak keunggulan yang membuatnya bisa menjadi salah satu mobil kendaraan komersial yang tepat untuk dipilih.
Konfigruasi jok Toyota HiAce Premio. (Foto: Carmudi/Santo)
Selain bisa memuat banyak penumpang, mobil tersebut juga memiliki bantingan suspensi yang cukup nyaman untuk perjalanan.
Hal tersebut membuat mobil berdesain kotak ini cocok dijadikan sebagai mobil usaha yang berhubungan dengan journey.
Meski demikian, untuk membeli satu unit Toyota Hiace Carmudian perlu menyiapkan bujet yang cukup besar mengingat harga barunya di atas Rp500 jutaan.
Penulis: Rizen Panji
Editor: Dimas
Obtain Aplikasi Carmudi untuk Dapatkan Deretan Mobil Baru & Bekas Terbaik serta Informasi Otomotif Terkini!
